Siapa Lagi yang Peduli ?
Pendidikan sangatlah penting bagi kemajuan bangsa untuk generasi yang akan datang, karena jika pendidikan suatu bangsa lemah dapat di ramalkan bahwa bangsa itu telah mendekati kehancuran karena keterbelakangan, dan hal ini dapat dimanfaatkan oleh bangsa-bangsa maju sebagai negara jajahan. oleh sebab itu pendidikan harus menjadi tombak kemajuan bangsa. dan biasanya media pendidikan yang sangat di kenal masyarakat adalah sekolah .di Kabupaaten Pandeglang tepatnya di Desa Tamanjaya Kecamatan Sumur, ada yang tidak biasa dengan para pelajar khususnya dengan pelajar SMA dan Sederajat dengan jarak 20 sampai 40 km dan disertai kondisi jalan yang sangat rusak seperti kubangan Kerbau jika hujan, dan seperti gurun jika kemarau, tapi mereka tetap bersemangat untuk sampai kesekolah, mereka rela berangkat dari rumah sekitar jam 03.00-05.00 pagi, dengan menggunakan jasa mobil umum, biayanya sekitar Rp.3000-5000. Mobil-mobil di daerah ini hanya berangkat dari jam 01.00 sampai jam 5.00 pagi, dan hal lain yang luar biasa mereka rela naik keatap mobil, hal itu mereka lakukan karena kebanyakan penumpang, tapi itu tidak membuat mereka bersedih, bahkan sebaliknya, mereka terkesan senang dan menikmatinya.
Kesadaran Masyarakat
Kesadaran bersama itu sangat penting.Semakin hari kesadaran masyarakat daerah ini semakin tinggi terhadap pendidikan untuk kelangsungan keluarga yang lebih baik dan negara yang lebih maju, rata-rata mereka rela banting tulang untuk menyekolahkan anaknya minimal sampai SMA atau Sederajat, meskipun ada sebagian dari mereka tidak memaksimalkan kesempatan dan kepercayaan yang telah di berikan para orang tuanya.
Ada satu hal yang selama ini menjadi harapan besar masyarakat kecamatan ini yaitu jalan yang memadai untuk kelancaran perekonomian masyarakat sekitar, berbicara maslah tindakan “apakah ada tindakan dari Masyarakat untuk memperjuangkan hal ini?” Itu pasti ada, tapi saya pikir tidak maksimal, mereka diam bagaikan orang yang bisu yang sedang dirantai, para mahasiswa yang di sebut sebagai para intelektual seakan diam dan tidak peduli dengan perkembangan daerahnya, karena mereka asik dengan Dunianya sendiri. satu pertanyaan yang selalu ada di benak saya “kenapa pemerintah khususnya Kabupaten Pandeglang tidak maksimal dalam memperbaiki jalan-jalan khususnya jalan-jalan ke arah Parawisata yang Potensial?”, seperti Taman Nasional Ujung Kulon. menurut saya jalan adalah nyawa perekonomian. apa salah dan ruginya jika jalan dari Kecamatan Sumur ke Taman Naional Ujung Kulon di perbiki seperti layaknya jalan provonsi, apakah pemerintah daerah akan rugi? Tentu tidak, menurut saya malahan pemerintah daerah akan merauk banyak keutungan karna Taman Naional Ujung Kulon adalah wisata warisan dunia yang bayak peminatnya domestik maupun mancanegara, tapi sayang akses jalan yang menghambat sebagian dari mereka untuk berkunjung ke kawasan wisata ini.siapa lagi yang peduli dengan jalan ke daerah ini selain Pemerintah baik kabupaten maupun provinsi dan masyarakatnya sendiri?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar